Sabtu, 08 Oktober 2011

Makalah Kemuhammadiyahan




BAB I
PENDAHULUAN

A.     Latar Belakang
Islam di bawa oleh Rasulullah saw adalah yang hak, yang paripurna (kamil), lagi momot, meratai (syamil).islam dalah ajaran hidup yang memberikan bimbingan yang sangat sempurna serta memberikan kepuasan batin yang maksimal kepada setiyap orang selaku  ‘homodivinan’ atau ‘religius’ untuk mengabdikan diri dan berasyik masyuk dengan Allah secara langsung, serta memberikan tuntunan yang lengkap kepada umatnya selaku ‘homo socius’ untuk meniti kehidupan bersama menuju masyarakat bahgia sejahtera. Pokok pikiran ketiga ini menjadi keyakinan yang kokoh dan kuat sebagai hasil telaah dan pemahaman  terhadap ajaran islam dalam arti dan sifat yang sebenar-benarnya.
B.     Permasalahan
Islam agama yang hak, benar, sesungguhnya tidak dapat dilepaskan dari penerimaan keyakinan   terhadap adanya Allah.

C.     Tujuan
Pokok pikiran ketiga ini menjadi keyakinan yang kokoh dan kuat sebagai hasil telaah dan pemahaman  terhadap ajaran islam dalam arti dan sifat yang sebenar-benarnya.
D.     Metode penelitian
Metode yang kami gunakan dalam penulisan maklah ini adalah metode kepustakaan.

E.      Manfaat penelitian
1.              Untuk menambah pengetahuan tentang kemuhammadiyahan pokok pikiran tiga
2.              Sebagai tambahan ilmu dan pengetahuan


BAB II
PEMBAHASAN
HANYA AGAMA ISLAM –LAH SATU-SATUNYA AJARAN HIDUP YANG DAPAT DIJADIKAN SENDI PEMBENTUK PRIBADI UTAMA DAN UNTUK MENGATUR KETERTIBAN HIDUP BERSAMA MENUJU HIDUP BAHAGIA SEJAHTRA YANG HAKIKI DUNIA DAN AKHIRAT
Pokok pikiran ketiga Ini dapat dikatakan sebagai pilihan alternative yang paling sesuai dengan dua prinsip dasar.
Islam di bawa oleh Rasulullah saw adalah yang hak, yang paripurna (kamil), lagi momot, meratai (syamil).islam dalah ajaran hidup yang memberikan bimbingan yang sangat sempurna serta memberikan kepuasan batin yang maksimal kepada setiap orang selaku  ‘homodivinan’ atau ‘religius’ untuk mengabdikan diri dan berasyik masyuk dengan Allah secara langsung, serta memberikan tuntunan yang lengkap kepada umatnya selaku ‘homo socius’ untuk meniti kehidupan bersama menuju masyarakat bahagia sejahtera. Pokok pikiran ketiga ini menjadi keyakinan yang kokoh dan kuat sebagai hasil telaah dan pemahaman  terhadap ajaran islam dalam arti dan sifat yang sebenar-benarnya.

A.      Kelebihan ajaran islam yang di sampaikan oleh Rasulullah saw, yaitu:

1.        Agama islam merupakan agama yang mutlak kebenarannya
Pernyataan di atas di dasarkan ada firman Allah sebagai berikut:

الحق من رتك فلا تكو نن من الممتر ين ( البقرة     )

Kebenaran itu dalah dari Tuhanmu, oleh karena itu jangan lah sekali-kali  kamu termasuk orang-orang yang menyangsikannya” (al-Baqarah  ayat 147)

ان الذين ءند الله الاسلا م ( ال عمران    )
sesungguhnya yang ada di sisi Allah hanyalah agama islam”  (Ali imran ayat 19)
            Islam agama yang hak, benar, sesungguhnya tidak dapat dilepaskan dari penerimaan keyakinan   terhadap adanya Allah. Keyakinan terhadap ekistensi/ keberadaan Allah berarti segala apa yang difirmankan Allah adalah kebenaran mutlak semata-mata. Menyakini ajaran islam sebagai satu-satunya agama yang ada di sisi Allah adalah merupakan konsekoensi logis atas keyakinan bahwa Allah adalah hak adanya.
Kajian filsafat masalah yang berhubungan dengan ‘ada’,’ being’, ‘realitas’, atau ‘ontos
Dibicarakan secara khusus dalam cabang filsafat yang dinamakan ontologi atau metafisika generalis.
          Filsafat ontologi dalam menatap realitas atau yang ‘ada’ membaginya menjadi dua golongan besar, yaitu ‘ada umum’ ada ‘ada khusus’. Ada khusus di bedakan menjadi dua, yaitu ‘ada nisbi’, di dalam terdiri dari manusia dan alam semesta, dan ‘ada mutlak’.
          Kepercayaan bukan lah suatu keputusan setelah terkumpul adanya suatu bukti-bukti tentang obyek kepercayaan itu, melaikan kepercayaan adalah suatu keputusan manusia seluruhnya yang memperaruhkan seluruh hidupnya.
          Sesungguhnyalah, bahwa di dalam dunia filsafat ternyata ada hal-hal yang bersifat ‘belief’  atau kepercayan, manakala pikiran tdak lagi merasa berkompoten untuk menjawab berbagai  masalah yang ada disekitar  dunia ‘nuomenom’ atau inti yang tak dapat dilihat. Nuomenom adalah lawan fenomin (sesuatu yang dapat di lihat).
          Menurut Emmanuel kant, seorang filosof besar dari Jerman mengatakan bahwa di dalam kawasan nuomenon terdapat tiga postulat atau dalam ilmu pasti sama artinya dengan oksioma, yaitu dalil yang tak terbantahkan. Ketiga postulat itu adalah persoalan-persoalan metafisika yang terdalam yang meliputi adanya Tuhan, kekekalan nyawa, dan kebebasan kehendak.
          Kesimpulannya, bahwa dunia  filsafat yang senjata andalannya adalah kekritisan akal pikian, namun kalau sudah mulai memasuki kawasan obyeknya yang terpuncak, yakni daerah ‘noumenal’ mereka dengan suka rela menyerahkan keputusannya pada ‘belief atau  kepercayaan’. Dalam bahasa islam dikenal dengan istilah hidayah, di mana mengenai  yang satu ini tidak ada kekuatan apapun di dunia yang dapat menolak atau memberinya kecuali Allah sendiri.
وم كنا لنهتدى لولاان هدنا الله ( الا عراف      )
“Dan kami sekali-kali tidak akan mendapat hidayah kalau Allah tidak memberi kami hidayah” (al-A’raf ayat  43)
قل ان الهد ى هدى الله  ( ال عمران     )
Katakana lah sesungguhnya petunjuk (hidayah )itu ialah hidayah Allah”. ( Ali imran ayat:73)
2.    Agama islam adalah agama yang sempurna (kamil) dan momot, meratai (syamil) Kesempurnaan ajaran islam ditegaskan Allah dalam firmaNya:

اليوم اكملت لكم دينكم واتممت عليكم نعمي ورضيت لكم الاسلا م دينا  ( الما عد ة     )
pada hari ini telah  AKU sempurnakan agama untuk kalian, dan telah aku cukupkan pula nikmat-Ku kepadamu, serta AKU rela islam sebagai agama kalian”. (Al-maidah ayat 3).
          Islam membawa ajaran yang sempurna (kamil) memiliki berbagai aspek (syamil), yang berhubungan langsung dangan Allah (hablun min Allah) serta berbagai asek yang berhubungan denagn sesame manusia (hablun minannas).
          Tidak ada satu kawasan yang dalam kehidupan dunia  yan tidak  mendapatkan perhatian  islam. Islam memendag sangat pentingnya dunia ini bagi  umat-Nya  sekalipun kehidupan dunia relative singkat di bnding dengan kehidupan di dunia.
          Analaisis para mufassirin menemukan satu kenyataan bahwa isi Al-Quran yang menyeluruh dan mencakup, 85% dari padanya diarahkan untuk mengatur dan membimbing kehiduan manusia di dunia sekarang ini.
          Islam adalah menyeluruh dan momot meliputi selutuh aspek kehidupan, persisi bagaimana urat nadi dan system syaraf yang mengarahkan mereka keseluruh tubuh. Kesempurnaan ( kamil) dan momot memuat (syamil ) ajaran islam yang adalah benar-benar obyektif dan real,nyata, dan sama sekali bukan sekedar pengakuan dari orang-orang yangterlibat di dalamnya dan biasanya cenderung bersikap subyektif.

B. Beberapa pengakuan obyektif dari pihak luar (non islam) yang secara  terus terang mengakui akan kesemurnaan ajaran islam antara lain dalah:
1). Profesor H. A. R.Gibb serng orientalis yang ahli dalam bahasa-bahasa Semit  menulis dalam bukunya yang berjudul “ The wither of islam” dengan ungkapan  “islam is indeed much more  than a system of theology. Islam is complete civilization “, ‘Sesungguhnya Islam itu lebih banyak dari system teologi. Islam adalah sebuah peradaban yang sempurna.

2).V. N. Dean, seorang orientalis yang menulis buku: “the nature of the non Western Word”,menyatakan “islam is complete integration of religion.

3). Sir T. Morison dalam bukunya yang berjudul “England and islam, ‘Nineteeth century  and after’ menyatakan bahwa “sesungguhnya islam  adalah lebih dari suatu kepercayaan saja. Ia adalah system social lengkap ; ia adaah  peradaban dengan filafat, kebudayaan, dan keseniannya sendiri”.
4). Edward Gibbon (Inggris, 1737-1794)
     Qur’an  adalah sebuah kitab agama, kitab kemajuan, kenegaraan, persaudaraan, kemahkamahan dan undang-undang tentara dalam agama islam. Al-qur’an memeiliki atau menagndung isi yang lengkap, mulai dari urusan ibadah, ketauhitadan, sampai pada pekerjaan sehari-hari. Al-Qur’an lah yang menjadi sumber peraturan Negara (bagi umat islam), sumber undang-undag dasar, memutuskan suatu perkara yang berhubungan dengan keharta bendaan maupun dengan kejiwaan.

BAB III
PENUTUP

A.  Kesimpulan
          Dari makalah yang kami sajikan di atas dapat di simpulkan ajaran Agama islam memiliki kelebihan, yaitu agama yang mutlak kebenaranya, Agama yang sempurna (kamil) dan momot meratai (syamil). Agama islam adala satu-satunya keyakinan bagi warga Kemuhammadiyah.
          Hukum islam itu lah yang membentuk pribadi dalam masyarakat, baik berhadapan dengan Allah SWT, terutama dengan sesama manusia.  


Drs. H Musthafa kanal pasma, B.ED Ahmad Abady Darban, SU Muhammadiyah sebagai gerakan Islam (Dalam persfektif historis dan ideology)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar